Monday, June 13

seruanNya, hatiku berbunga

Dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih Maha Penyayang
  
Kali ini,  aku..
(tiba-tiba mulakan dengan aku..hehehe..mungkin lebih dekat dengan kata hati saya)

Kali ini aku ingin kongsikan dengan kamu yang membaca, siapa sahaja 
(aku kira andai perkonsian aku ini baik, maka kebaikannya itu ALLAH memang kirimkan untuk kamu kerana aku pun tak tahu siapa akan membaca coretan ini) 

(dan aku kira untuk diri aku, di sini jugalah wadahnya untuk aku kongsikan rasaku selepas aku bacakan Kitab Tuhan Yang Maha Bijaksana itu...saja..rasa sangat nak kongsi..kalau coretkan di sini, pasti ada yang membaca..kalau nak harapkan aku ceritakan pada manusia lain, mungkin aku akan lupa, maklumlah tengah bersiap untuk exam which will take place in less than 2 days lagi..huhuhu. atau mungkin juga aku tidak jumpa pada audiens yang boleh mendengar celoteh ini)

Tadi, 
(sebenarnya semalam, cuma sudah aku kembali pada ayat ini beberapa kali..termasuk harini

aku baca Surah Az-Zumar (39)

satu ayat yang menarik hati aku
 ayat 10

ALLAH Yang Esa, serukan pada KekasihNya Muhammad SAW untuk katakan pada manusia, 

"Wahai hamba-hambaKu yang beriman! Bertakwalah kepada TuhanMu."

Banyak kalikan ALLAH serukan supaya kita bertakwa? 

Serukan supaya kita mendekatkan diri kita padaNya dengan 
sungguh-sunguh
ikhlas
benar
BERHATI-HATI
dengan khauf wa raja'

best seruan itu. Tuhan Yang Maha Pengasih tidak pernah henti dalam menyeru hamba-hambaNya untuk kembali padaNya

tidak pernah
walau jiwa ini pasti 'kan banyak salah dan dosanya, tapi ALLAH senantiasa membuka ruang pada hambanya untuk kembali padaNya, dan senantiasa menyeru pada taubat hambaNya dengan tiada putus-putus

dan jika Syaitan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada ALLAH, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui, Maha Mendengar. sesungguhnya orang yang BERTAQWA ialah apabila mereka berfikiran jahat (berbuat dosa) dari syaitan, mereka pun SEGERA INGAT KEPADA ALLAH, maka ketika itu juga mereka MELIHAT KESALAHAN MEREKA
(Al-A'raf 7:200-201)

selagi mana kita tidak kafir dan bersyukur nescaya kebaikan itu untuk kita
selagi mana kita mencari jalan kembali padaNya selagi itu Dia akan membawa kita makin dekat padaNya

Jika kamu kafir maka sesungguhnya ALLAH tidak memerlukan kamu , dan Dia tidak meredhai kekafiran hambaNya....

ya, Dia tidak meredhai kekafiran hambaNya! Dia menggoncang kita dengan ancaman ini! 

Tapi Tuhan Yang Maha Hebat ini telah menyambung firmanNya dengan kata-kata yang lebih menggugah hati, dengan kelembutan pujukkan dan reassurance.

Jika kamu bersyukur, Dia meredhai kesyukuranmu itu.  

Dia meredhai kesyukuran kita!
Dia meredhainya!
Disambung lagi dengan secebis peringatan yang aku kira suatu ingatan untuk kita terus berkeputusan menjadikan diri kita orang yang bersyukur, bukan orang yang kafir :

Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sungguh Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam dada. 
(Al-Zumar 39:7) 

aku akhiri tadabbur ini dengan bahagian akhir ayat 10 tadi

Bagi orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi ALLAH itu luas. Hanya orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. 

Bumi ALLAH itu luas. Luas lagi kekuasaanNya.

ALLAH itu, Tuhan kita.



No comments:

Post a Comment