Wednesday, August 3

harapan ramadhan 1

 
Dear diarie,                                                    Ambang Ramadhan. 
Ramadhan tahun ini sangat dinanti. Penuh rasa rindu dan harapan. Sebulan sebelum 1 Ramadhan menjenguk tetingkap hidupku, aku dan rakan-rakan siap siaga menanti. Sekurang-kurangnya itulah yang kami rasa. Menanti datangnya bulan Rahmat dan Tarbiyah. Bulan membina taqwa.

Benar, Sakinah ingin memburu sakinahnya dari Ramadhan tahun ini. Bekal untuk dia gunakan sepanjang kehidupannya yang akan datang, sehingga maut datang menyambut... 

Dia sudah berkira-kira. Sakinah ingin memperbanyakkan tilawahnya. Memperhebatkan solat-solat sunatnya. Memantapkan amalan-amalannya. Ah, banyak benar cita-cita dan harapannya untuk Ramadhan kali ini. 

Dia benar-benar ingin berubah. Ingin menjadi insan yang lebih baik. 'Aim for the best akhlak. The best of akhlak that I can!' desis hatinya. Dia tahu akhlak cerminan iman dan hati seorang mukmin yang mengimani Tuhan yang Esa itu. 

Bantu aku ya Tuhan. Membaiki diri bukan tugas mudah, bukan langkah senang..

Semoga Tuhan membantu dia membersihkan hatinya. Dia tahu, saat ini, dia sedang berusaha melawan suatu kekosongan yang ada menghuni jiwanya. Sakinah takut, risau, gerun. Risau andai kekosongan itu merebak sehingga menggelapkan hatinya dari cahaya sakinah dari Ilahi. 'Huh...' keluhan itu pasti memberat bersama ketakutan itu. 'Allah..' 

Semoga Tuhan membantumu Sakinah. Mencari sakinah dan taqwa. 

Dear pages of my heart,                         1 Ramadhan 
Ya Tuhan. Ya Tuhan. Langkah pertamanya gagal ya Tuhan. Gagal ya Tuhan. Amarah masih menyala. Membara dalam jiwa aku ya ALLAH. Bagaimana ini. Mampukah ketenangan hinggap? Bara-bara kemarahan penuh, salah yang sedikit sahaja sudah menyalakannya. Salah yang sedikit sahaja sudah seperti minyak yang dicurahkan ke bara api...Bagaimana Tuhan? Mampukah lagi aku mencari sakinah. Mendidik hati..membina akhlak yang Engkau redha..Mampukah?
Aku masih aku yang pemarah. Aku masih aku yang dulu. Ya ALLAH....Bukankah iblis sudah Engkau ikat? Bukankah aku hanya kini melawan nafsuku sahaja? Keras benar nafsu ini. Tajam benar sejarahku itu. 

Kasihan. Kecewakah Sakinah atas kekalahan hari pertama? Dia manusia yang baru mengenal makna didikan diri (tarbiyah). Baru mengenal. Baru berjinak. Harapannya tinggi cuma sahaja mungkin langkahannya salah.

Akankah aku kecewa? 
Akankah dia berhenti? Akankah, Sakinah...berhenti memburu sakinah? Kecewa mungkin mematahkan semangat...Akan kuatkah, Sakinah... Akan kuatkah kita?

Monday, August 1

Ustaz buat saya senyum :)

ustazzzz...
waktu periksa, saya pon macam ni


Daripada Anas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam pernah bersabda: “Apabila salah seorang daripada kamu mengantuk ketika sembahyang, hendaklah dia itu tidur sehinggalah dia tahu apa yang dibaca akan dia” – riwayat al-Bukhari

Sunday, July 31

andai aku seperti KhalilNya

berhala kini ada di mana-mana
menghiasi jagat bumi sepenuh-penuhnya
sehingga hati yang cintakan Tuhannya menangis
untuk setiap inci dunia yang dipanah mata
meluat
pedih membakar
marah
ya! hati ini marah

aku benci pada berhala-berhala itu
mungkin sepertinya perasaan si Nabi ALLAH 
Ibrahim Khalilullah tatkala kaumnya puas memnyembah pengantara

tapi berhala-berhala yang aku lihat kini, aku rasa lebih pedih dan menyayat hati
kerana ia tidak mampu dipecahkan dan dimusnahkan sebagaimana Ibrahim telah lakukan
ia terlalu kuat 
kuat bukan pada fizikal 
tapi pada hinggapannya di hati mereka

alangkah puasnya hatiku 
andai aku seperti Khalilullah
ingin sekali aku hancurkan segala berhala-berhala itu 
pergi
jauh
hilang dari pandangan mata
hilang dari mengenggam hati
syuh!
menjauh

lucu sekali 
kerana sedikitnya juga ada di hatiku
dan hati
menangislah

menangisla untuk itu

Wednesday, June 22

innallahamaana


Sesungguhnya orang-orang yang berkata, 
"Tuhan kami adalah ALLAH." 
Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, 
maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), 
"Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; 
dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) Syurga yang telah dijanjikan kepadamu"

Laa takhafu wa laa tahzanu


Tuesday, June 21

hari-hari selepas exam

hujung minggu yang lepas aku menghadiri suatu bengkel HRM, menggantikan sahabatku yang sepatutnya hadir tetapi terpaksa menguzuzrkan diri kerana exam yang sedang berlangsung. selepas peperiksaan beberapa hari yang lalu, masa-masa aku juga dipenuhi dengan beberapa tugasan yang perlu diselesaikan sebelum pulang ke tanah air... cumanya, jadualku lebih fleksibel berbanding mereka. jadi, menarik la aku rasakan untuk menggantikan mereka.

alhamdulillah, thumma alhamdulillah.

bengkel tu best sangat. ia membuatkan aku menghargai suatu ilmu yang aku pernah belajar dahulu ketika persediaan di KMB. Business Management and Studies, subjek SL yang diajar oleh Pn Mawar.
di bengkel itu aku belajar tentang bagaimana mengurus sumber yang kita ada untuk mencapai matlamat yang kita inginkan. sebenarnya, perbincangan dalam bengkel tersebut tidaklah mendalam cuma cukup untuk aku menghargai kepentingan dan mengetahui langkah awal dalam mengaplikasikannya.

dalam setiap apa yang kita ingin capai, kita perlu ada misi dan visi serta objektif. walaupun ia sinonim dengan pengurusan korporat, hakikatnya ia relevan untuk banyak perkara. bukan hanya korporat tapi dalam pengurusan diri kita seharian juga ia sangat penting. segala elemen dalam pengurusan korporat ini aku rasakan sangat sinonim sebenarnya dengan pengurusan diri, keluarga, masyarakat, negara dan UMMAH. mana tidaknya, ia ilmu mengurus manusia. :)




jawablah semua soalan pada setiap level 'organisational structure' ni... kamu pasti faham. insya ALLAH.

alhamdulillah thumma alhamdulillah

semoga dengan setiap perkara yang aku sibukkan diriku dengannya ini menjadi bekal untuk aku melatih diri aku lebih menghargai masa-masaku... insyaALLAH.

cumanya, tatkala aku disibukkan dengan urusan-urusan dunia ini, hati aku digaru kerisauan...takut urusan ibadah keciciran pula. semoga ALLAH kuatkan diri dan hati dalam membina jiwa yang bertaqwa. tidak larut dalam kesibukan-kesibukan dunia.

*****

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman”. (Adz-Dzariyat 55)

Thursday, June 16

the fear of tomorrow

awwalan..bismillah walhamdulillah, 

thumma, alhamdulillah...

alhamdulillah since the exam for this academic year has ended. yesterday. 1530. alhamdulillah that the wait and anxiety have ended. but honestly, over weeks of preparing for the exam, most of the time i felt numb rather than anxious. i don't know whether that was good or not, but i know that i had pushed myself and persevered with all the strength that He gave throughout the moments..

alhamdulillah wa tawakal 'ala al-Rahman
for the exam

just a little bit of sharing of my thoughts and feelings (as always)

within these few days, i have been haunted by a feeling of fear
fear of tomorrow,

fear of what will happen tomorrow
fear of what will come next year
and not to deny, a fear for the exam as well
(and the list go on...)

yet there are hopes
there are indeed,
waiting to go back and meet my family and work with them to improve our imaan (insyaALLAH)
work with my friends
meet those i love and have left for soooo long
see new friends
improve myself
(and the list again continues...)

but, since that means we are looking forward for things that are coming in the future, i can't deny that i still fear the uncertainties and the unexpected,
may be that's why people say,
expect the unexpected 

well, i think this would help in controlling the fear, not because it blows away the uncertainties,
but because it helps us to keep our tawakkal more to Him,
because, when a muslim expect the unexpected, i reckoned that this would and should be accompanied by a wonderful believe towards the wonderful Lord

believe that He,
 will never put us in any circumstances that will led us astray form Him
will never burden us with anything that we can't handle
and no matter what we get in this world,
good or bad
nikmat or challenges,
what matter most is whether or not He blessed our niat, actions and lives...

well, at least this should be one of the basis of our principles in viewing this life isn't it?
then from here we can expand our perceptions isn't it?

if we believe that He will never burdened us with things that we can't handle, 
plus



then,
we should have been making more prayers to Him and believe in Him more...right?
we should have love Him more, right?
because He will always give us the solution upon the challenges that He has given us,
as long as we persevere and be patient. 

if we believe that, no matter what is presented to us, the thing that matter most is whether or not He blesses our niat, actions and lives...

we should feel sufficient with what ever we have now..right?
we should be very particular in our actions and usaha... because we would not want Him to get angry to us right?
and the rest...
the results...
leave them to His mercy.
this again, needs another

BELIEVE.



BELIEVE TO THE ALMIGHTY HELPS TO KEEP US CALM

BELIEVE TO THE ALMIGHTY WOULD BRING US TO BETTER SOLUTIONS

INSYALLAH.

ps: this might sound theoretical, but
theories are indeed there for us to practice..
hehehe.. we will know whether or not it applies to us, the truth behind it and the hikmah if only we try to practice it.
hehehe

practice makes perfect

pss: this reminder first is written for me. then for you. 

Wednesday, June 15

of exam

: to myself and my lovely colleagues

it has been a long two years

one last lap


all the best you guys


there's always hope

(i really need all the doa that i can get from you guys)

ALLAH...

hope

Tuesday, June 14

nanges same-same

sorry friends...who ever you are.. if you are going to read this...hehehe

tadi kami nangis sama-sama, si kawan sebelah bilik ni...secara rajinnya, buat kira-kira siapa yang akan balik esok, lusa, tulat,.... nati la saya tulis. nak baca buku ni..esok exam
hahaha

Monday, June 13

friends: of being apart

untuk sahabat-sahabat, 

aku katakan pada kamu
aku tidak sedih andai kita berjauhan 
jika aku tahu kamu di sana 
sedang berusaha membawa dirimu dekat padaNya
sedang gigih membangunkan kecintaan pada Tuhan dalam hati yang lain jua
sedang tabah menghadapi cabaran dunia dalam menyebarkan keindahan agama
sedang ikhlas menyambung ukhuwah dan silaturahim, hanya atas nama kasih Tuhan 
aku tidak sedih
benar aku tidak sedih 
bertebarlah sahabat
bertebarlah demi itu 
dan aku akan terus bergembira
cuma jangan lupakan aku dalam doamu
supaya aku, 
insan yang jauh dari tazkirah-tazkirah dan ingatan-ingatan indah darimu ini tidak keciciran 
supaya walaupun berjauhan, 
kita masih punya peluang untuk bertemu di dunia sana 
dengan benar 
atas rahmat Tuhan 

bukankah Rasul sudah katakan
insan yang bertemu dan berpisah kerana Tuhan itu, balasannya Syurga
mana mungkin aku sedih dan berduka andai janjinya sudah begitu

ps: mungkinlah akan terasa kehilangan fizikal seketika, tapi insyaALLAH, saya cuma harapkan yang terbaik buat semua. jangan lupa doakan saya dan bina iman pada Tuhan, pasti saya akan gembira. 

doakan. 




pss: untuk yang merasakan sikap saya berubah kebelakangan ini, jangan risau..saya tak sedih kerana ditinggalkan atau akan meninggalkan, 


cuma untuk sesetengah, saya ingin balas jasa kamu yang ada di sekeliling tatkala saya kesedihan, hanya Tuhan yang mengetahui betapa aku menghargai sokongan dan kesudian kalian meladeni saya ketika-ketika itu. 


dan untuk sesetengah yang lain pula, aku cuma ingin kamu tahu, aku juga sayangkan kamu. ^^,
aku ingin tebus rasa bersalah aku pada diri aku dan kamu kerana aku dahulu tidak menghargai sayang yang ada dalam hati ini. 
aku cuma ingin, dalam saat-saat genting menanti peperiksaan dan hari pulang ini, supaya kamu tidak merasa kurangnya sayang. kerana mungkin aku sendiri tidak akan punya peluang untuk katakan pada kamu lagi di hari depan bahawa aku juga sayang kamu. 





seruanNya, hatiku berbunga

Dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih Maha Penyayang
  
Kali ini,  aku..
(tiba-tiba mulakan dengan aku..hehehe..mungkin lebih dekat dengan kata hati saya)

Kali ini aku ingin kongsikan dengan kamu yang membaca, siapa sahaja 
(aku kira andai perkonsian aku ini baik, maka kebaikannya itu ALLAH memang kirimkan untuk kamu kerana aku pun tak tahu siapa akan membaca coretan ini) 

(dan aku kira untuk diri aku, di sini jugalah wadahnya untuk aku kongsikan rasaku selepas aku bacakan Kitab Tuhan Yang Maha Bijaksana itu...saja..rasa sangat nak kongsi..kalau coretkan di sini, pasti ada yang membaca..kalau nak harapkan aku ceritakan pada manusia lain, mungkin aku akan lupa, maklumlah tengah bersiap untuk exam which will take place in less than 2 days lagi..huhuhu. atau mungkin juga aku tidak jumpa pada audiens yang boleh mendengar celoteh ini)

Tadi, 
(sebenarnya semalam, cuma sudah aku kembali pada ayat ini beberapa kali..termasuk harini

aku baca Surah Az-Zumar (39)

satu ayat yang menarik hati aku
 ayat 10

ALLAH Yang Esa, serukan pada KekasihNya Muhammad SAW untuk katakan pada manusia, 

"Wahai hamba-hambaKu yang beriman! Bertakwalah kepada TuhanMu."

Banyak kalikan ALLAH serukan supaya kita bertakwa? 

Serukan supaya kita mendekatkan diri kita padaNya dengan 
sungguh-sunguh
ikhlas
benar
BERHATI-HATI
dengan khauf wa raja'

best seruan itu. Tuhan Yang Maha Pengasih tidak pernah henti dalam menyeru hamba-hambaNya untuk kembali padaNya

tidak pernah
walau jiwa ini pasti 'kan banyak salah dan dosanya, tapi ALLAH senantiasa membuka ruang pada hambanya untuk kembali padaNya, dan senantiasa menyeru pada taubat hambaNya dengan tiada putus-putus

dan jika Syaitan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada ALLAH, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui, Maha Mendengar. sesungguhnya orang yang BERTAQWA ialah apabila mereka berfikiran jahat (berbuat dosa) dari syaitan, mereka pun SEGERA INGAT KEPADA ALLAH, maka ketika itu juga mereka MELIHAT KESALAHAN MEREKA
(Al-A'raf 7:200-201)

selagi mana kita tidak kafir dan bersyukur nescaya kebaikan itu untuk kita
selagi mana kita mencari jalan kembali padaNya selagi itu Dia akan membawa kita makin dekat padaNya

Jika kamu kafir maka sesungguhnya ALLAH tidak memerlukan kamu , dan Dia tidak meredhai kekafiran hambaNya....

ya, Dia tidak meredhai kekafiran hambaNya! Dia menggoncang kita dengan ancaman ini! 

Tapi Tuhan Yang Maha Hebat ini telah menyambung firmanNya dengan kata-kata yang lebih menggugah hati, dengan kelembutan pujukkan dan reassurance.

Jika kamu bersyukur, Dia meredhai kesyukuranmu itu.  

Dia meredhai kesyukuran kita!
Dia meredhainya!
Disambung lagi dengan secebis peringatan yang aku kira suatu ingatan untuk kita terus berkeputusan menjadikan diri kita orang yang bersyukur, bukan orang yang kafir :

Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sungguh Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam dada. 
(Al-Zumar 39:7) 

aku akhiri tadabbur ini dengan bahagian akhir ayat 10 tadi

Bagi orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi ALLAH itu luas. Hanya orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. 

Bumi ALLAH itu luas. Luas lagi kekuasaanNya.

ALLAH itu, Tuhan kita.



identiti: yang mana kita

Dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih Maha Penyayang 

Dan sungguh Kami telah buatkan dalam Al-Quran ini segala macam perumpamaan bagi manusia agar mereka mendapat pelajaran. 
Al-Quran dalam bahasa Arab tidak ada kebengkokkan agar mereka bertaqwa. 
(39:27-28)

Allah membuat perumpamaan seorang laki-laki (hamba sahaya) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan, dan seorang hamba sahaya yang menjadi milik penuh dari seorang sahaja. Adakah kedua hamba sahaya itu sama keadaannya? Segala puji bagi ALLAH, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. 
(39:29)

Sunday, June 12

Sad 38

(Al-Quran ini) sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu (dan umatmu wahai Muhammad), -Kitab yang banyak faedah-faedah dan manfaatnya, untuk mereka memahami dengan teliti kandungan ayat-ayatnya, dan untuk orang-orang yang berakal sempurna beringat mengambil iktibar(29) Dan Kami telah kurniakan kepada Nabi Daud (seorang anak bernama) Sulaiman ia adalah sebaik-baik hamba (yang kuat beribadat), lagi sentiasa rujuk kembali (bertaubat).(30) (Ingatkanlah peristiwa) ketika Nabi Sulaiman ditunjukkan kepadanya pada suatu petang, satu kumpulan kuda yang terpuji keadaannya semasa berdiri, lagi yang tangkas semasa berlari. (31) (Kerana lekanya dengan pertunjukan itu) maka Nabi Sulaiman berkata: " Sesungguhnya aku telah mengutamakan kesukaanku kepada (kuda pembawa) kebaikan lebih daripada mengingati (ibadatku kepada) Tuhanku, sehingga (matahari) melindungi dirinya dengan tirai malam". (32)(Kemudian Nabi Sulaiman berkata kepada orang-orangnya): " Bawa balik kuda itu kepadaku"; maka ia pun tampil menyapu betis dan leher kuda itu (seekor demi seekor). (33) Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji Nabi Sulaiman (dengan satu kejadian), dan Kami letakkan di atas takhta kebesarannya satu jasad (yang tidak cukup sifatnya) kemudian ia kembali (merayu kepada Kami): - (34) Katanya: " Wahai Tuhanku! Ampunkanlah kesilapanku, dan kurniakanlah kepadaku sebuah kerajaan (yang tidak ada taranya dan) yang tidak akan ada pada sesiapapun kemudian daripadaku; sesungguhnya Engkaulah yang sentiasa Melimpah kurniaNya ". (35) Maka (Kami kabulkan permohonannya lalu) Kami mudahkan baginya menggunakan angin yang bertiup perlahan-lahan menurut kemahuannya, ke arah mana sahaja yang hendaK ditujunya; (36) Dan (Kami mudahkan baginya memerintah) Jin Syaitan; (ia memerintah) golongan-golongan yang pandai mendirikan bangunan, dan yang menjadi penyelam (bagi menjalankan kerja masing-masing). (37) Dan Jin-jin Syaitan yang lain dipasung dalam rantai-rantai belenggu.(38) (Serta Kami katakan kepadanya): " Inilah pemberian Kami (kepadamu), maka berikanlah (kepada sesiapa yang engkau suka), atau tahankanlah pemberian itu; (terserahlah kepadamu) dengan tidak ada sebarang hitungan (untuk menyalahkanmu) ". (39)


  Dan sesungguhnya ia mempunyai kedudukan yang dekat lagi mulia di sisi Kami, serta tempat kembali yang sebaik-baiknya (pada hari akhirat kelak). (40)


Saturday, June 11

prinsip hidup muslim : tujuan setiap perjuangan kita

kita berjuang bukan untuk mengutip kemenangan tetapi untuk mengutip pahala
ya
untuk sesuatu yang lebih besar
janji yang lebih hebat
manakan usahanya boleh sambil lewa

Wednesday, June 8

In My Fantasy




ItalianEnglish translation
Nella fantasia io vedo un mondo giusto,
Lì tutti vivono in pace e in onestà.
Io sogno d'anime che sono sempre libere,
Come le nuvole che volano,
Pien' d'umanità in fondo all'anima.

Nella fantasia io vedo un mondo chiaro,
Lì anche la notte è meno oscura.
Io sogno d'anime che sono sempre libere,
Come le nuvole che volano.

Nella fantasia esiste un vento caldo,
Che soffia sulle città, come amico.
Io sogno d'anime che sono sempre libere,
Come le nuvole che volano,
Pien' d'umanità in fondo all'anima.
In my imagination I see a fair world,
Everyone lives in peace and in honesty there.
I dream of souls that are always free,
Like the clouds that fly,
Full of humanity in the depths of the soul.

In my imagination I see a bright world,
Even the night is less dark there.
I dream of souls that are always free,
Like clouds that fly.

In my imagination there exists a warm wind,
That breathes on the cities, like a friend.
I dream of souls that are always free,
Like clouds that fly,
Full of humanity in the depths of the soul.

Tuesday, June 7

refresh aim

kena buat yang terbaik untuk exam
bukan cukup makan sahaja!!!!!

jerit
jerit
jerit !!!!

dengar tak?!

ps:jerit kt telinga sy tau

Dunia Tuhan ini unik (sudah) (^.^)

Bismillah,

Haritu saya katakan ingin bercerita sesuatu tentang dunia Tuhan yang unikkan?

Ini saya coretkan tapi dalam bentuk cerita.

Untuk Harishah yang menanti, harapnya tidak sia-sia buat awak :)

Dunia Tuhan ini unik

Sunday, June 5

satu satu

hari ni, sorang hosmet da balik msia
pastu ad la y lain skali
sunyi rupanya
hahaha
baru sy prasan
saya dah biasa rumah penuh 
hahaha
macam mana ma ngan abah kat rumah ye?
anak-anak dah tak de kat rumah