Saturday, February 26

satu lagi kematian

last week we had few deaths
a teacher of a friend
a sister of a friend
a father of a friend
and i think there was another one. but i forgot
so many...

and this week
i mean after one week
one the same day that we had a solat jenazah ghaibah
we had it again

this time
a father of a friend

it reminds me again to my family far away back home
semoga ALLAH menjaga mereka yang aku sayang di sana

it reminds me to ** time as well


.....

Thursday, February 24

dua keadaan

di satu kutub, aku kerisauan ( atau mungkin lebih tepat: berdebar ) menanti kejutan yang ALLAH akan berikan pada dunia dengan perubahan sosiopolitik yang sangat ketara sekarang ni, sangat mendebarkan bila memikirkan benarkah zaman khalifah di manhaj nubuwwah sudah semakin tiba. aku masih menghirup udarakah saat itu? 
takut benar. 

tapi

di satu kutub yang lain, aku bingung memikirkan hal-hal remeh. menjaga hati manusia. berkira-kira bagaimana hendak menyampaikan tentang keindahan islam ini. dan, memupuk cinta dalam hati manusia, dan menjaga hati manusia. dan yang lebih dalam, menjaga hati sendiri dan menuntut kehendak sendiri. entah lah aku masih mentah dalam mengira apa yang patut apa yang tidak, mungkin ini refleksi pada lemahnya iman dan kepercayaan pada ALLAH. atau mungkin juga sikap buruk yang amat sangat. 

tadi terbaca status facebook seorang sahabat juga ukti fillah, katanya: 

Inquiry: salah ke kalau jumpa + bersama dengan sangat ramai orang-orang soleh dan solehah, kita rasa inferior?? *_* 
[Ya ALLAH, hidup dan matikanlah aku dalam iman...]

banyak la yang menjawab pada inquiry ini, tidak kurang juga pada yang like, termasuklah saya :) iya inferiority sentiasa menjadi isu dalam diri saya terutama sejak dua menjak ni. saya tidak tahu kenapa. tapi penyakit ini semakin memberat dalam diri saya. 

kemudian ada seorang sahabat berkata, random je sebenarnya perbualan tu. tapi sangat kena pada batang hidung saya: 

kita tak suka main benda yang ada kena mengena dengan bola, yang kena berebut-berebut ni, dia buat kita rasa inferior..huhuhu

mungkin konteks ukhti sorang ni konteks bola. tapi ia seakan mencuit hati saya...

betoooollll...

kata saya, sangat la. huhuhu..inilah rasanya antara sebab yang melahirkan kembali rasa inferior dalam diri saya. banyak events yang berkisarkan berebut dalam hidup saya baru-baru ini. atau mungkin saya je yang rasa macam tu. pastu ditambah lagi dengan beberapa events lain yang juga membuatkan saya mempersoalkan teruk sangat ke saya ni? 

kemudian, ada akhi fillah menjawab, ramai je yang kenal dia ini:

Salah?
Tak salah?

Sebenarnya, ada dua perkara yang menghapuskan kesederhanaan di dalam diri manusia.

1 - Ego.
2 - Inferioriti.

Apabila tetalu ego, kita akan menuju ke arah bongkak, takabbur, salah guna kuasa, keras kepala dan sebagainya.

Apabila terlalu inferior, kita akan rasa ini semua bukan kerja kita, kita tak layak, ada yang lebih bagus, kita akan mudah diperkotak katikkan, kita akan sukar melakukan peningkatan dan sebagainya.

Tetapi, secebis ego dan secarik inferior adalah apa yang manusia perlukan untuk menjadi kuat dan terjaga.

Bila manusia mempunyai kesederhanaan ini, Dia akan menghormati orang yang lebih besar atau lebih berpengalaman dengannya, pada masa yang sama dia percaya dirinya mampu untuk menjadi sama baik, atau lebih baik daripada orang itu, maka dia bergerak meningkatkan dirinya, dan melakukan kerja-kerjanya. Dia akan menghormati orang yang lebih kekurangan daripadanya, pada masa yang sama membantu orang itu untuk mempertingkatkan dirinya, dan pada masa yang sama juga memperingatkan dirinya bahawa dia bila-bila sahaja boleh direndahkan oleh Allah SWT.

Rasa inferioriti itu tidak salah sekiranya "secukup rasa".
Tetapi salah apabila berlebihan, hingga merencatkan peningkatan dirinya.

Sekian.

~Hilal

macam mana lah ye sebenarnya nak adakan rasa inferior yang 'secukup rasa' tu sebenarnya ye? 
haish, 

lepas tu, 

seorang ukhti yang lain seakan memberikan titik permulaan untuk kami sama-sama berusaha dalam merawat jiwa-jiwa ini: 

Aku akan berhenti berfokus pada kekuranganku,
karena itu akan membuatku merasa iri dan tersiksa
dengan kelebihan orang lain.

Jika aku berfokus pada kelemahanku,
aku akan menyesali yang tak bisa kumiliki.

Jika aku mensyukuri yang dapat kulakukan dan
berfokus menjadikannya keuntungan bagi orang lain,
aku akan menjadi kuat dan gembira.

Aku akan berfokus pada yang menguatkanku.


dan yang paling penting: 

beriman pada ALLAH dan yakin pada dia. 
yakin bahawa segala yang diusahakan adalah berserta tawakal padaNya. ALLAH yang menentukan segalanya. seharusnya kalau saya sudah cuba yang terbaik saya tidak perlu risaukan? dan andai ada kesalahan waktu itu, saya harusnya perbaiki untuk yang seterusnya kan? mengulang kesalahan pun mengundang inferior juga saya rasa. padahal kita seharusnya sentiasa lebih baik dari sebelumnya. 

last but not least, 

dari ukhti fillah juga, 

kamon! jangan terperangkap dalam tembok ciptaan sendiri. u can do it bebeh!

itulah, saya sendiri yang mencipta tembok ini sebenarnya. 

Wahai Yang Maha Hidup, Maha BerdiriDengan rahmatmu aku memohon pertolonganBaikilah untukku urusanku keseluruhannyaJanganlah Engkau serahlan padaku diriku walau sekelip mata. 

Tawakal itu keajaiban dunia; 

dan ya ALLAH, 

saya yakin pada janji itu, pada janjiMu yang disampaikan dari hadith itu...

kebangkitan islam dan khalifah pasti kembali. semoga aku bersama arus itu dalam mencari redhaMU. 

Allah is calling

Tajuk: Allah is calling
Mini Album: Musafir Perjuangan

Lagu / Lirik: Copyright Controlled
Penerbit: Bakafro

Allah is calling But I do not answer 
And when Allah is calling I just listen to the voices
Allah is calling I just answer sometimes And when Allah is calling I just listen to the whispers
Allah is calling I answer so many times Allah is calling I'm tired of them
Hardly forching myself I have to accept them all 


And that is really me Who's still not close to Allah

tawakal adalah keajaiban dunia


source


Wahai Yang Maha Hidup, Maha Berdiri
Dengan rahmatmu aku memohon pertolongan
Baikilah untukku urusanku keseluruhannya
Janganlah Engkau serahlan padaku diriku walau sekelip mata

Ya ALLAH, kami mohon kepadamu, kurniakan kami lidah yang basah menyebut namaMu, hati yang penuh segar mensyukuriMu, badan yang ringan menyempurnakan ketaatan kepada perintahMu, 

Ya ALLAH, sesunnguhnya kami memohon kepadaMu iman yang sempurna, hati yang khusyuk, ilmu yang berguna, keyakinan yang benar-benar mantap, agama yang lurus. 

Kami mohon kepadaMu keselamatan dari bala bencana. 

Kami mohon kepadaMu kecukupan yang tidak sampai kami terpaksa meminta dari orang lain. 
Berikanlah kami iman yang sebenarnya sehingga kami tidak lagi bimbang dan tidak mengharapkan yang lain selain dari Engkau. 

Kembangkanlah lembayung rahmatMu kepada kami, keluarga dan anak-anak kami, serta sesiapa sahaja yang bersama-sama dengan kami. 

Jangan biarkan nasib kami ditentukan oleh diri  kami sendiri dalam kadar sekelip mata atau kadar masa yang lebih pendek dari itu. 

Wahai Tuhan yang memperkenankan pinta, perkenanlah. 

Selawat dan sala ke atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, nabi yang mulia serta keluarganya dan para sahabat sekaliannya. 
A reminder that i've picked randomly but hopefully it will stay in the heart firmly


Days are but hours hours are but breaths every soul is a container, hence let not any breaths pass without benefit, such that on the Day of Judgement you find an empty container feel regret! 

Be aware of every hour and how it passes only spend it in the best possible way; do not neglect yourself, but render it accustomed to the noblest best of actions send to your grave that which will please you when you arrive to it.


~Ibn Al-Jawzi~

Wednesday, February 23

entah la

sudah 2,3 hari saya berkira-kira. nak tulis entri ni ke tidak. saya dah niatkan untuk tidak terlalu emosi. tidak tulis sesuatu yang tidak bermanfaaat di sini. kesudahannya, saya kebuntuan. buntu kerana saya sendiri yang memilih jalan buntu ni. tak pe...saya tak tulis. cukup lah saya .........
senyap seketika. sabarlah saya

Tuesday, February 22

KEINSAFAN DIRI


DISAAT YANG SEPI INI
KU DUDUK SEORANG DIRI
MEMOHON KEAMPUNAN DARI ILAHI

BAK LAUTAN BERGELOMBANG
SIANG MALAM PAGI JUGA PETANG
MENGHARAPKAN KETENANGAN
DARI TUHAN YANG ESA

BETAPA RIMBUNNYA DOSAKU
SEMUA TERLAKAR DILEMBAH USIAKU
SALAH DAN SILAP DIMASA YANG LALU
KINI KU SESALI

KU TIDAK LAYAK KESYURGAMU
NAMUN TAK SANGGUP KE NERAKAMU
KUTUNDUK SUJUD MERENDAH DIRI
KEMBALI PADAMU

CHORUS….

KU TETAP SETIA
PADAMU OH TUHANKU
AKAN KU PATUHI SEGALA
SURUHANMU

AKAN KU JAUHI
SEGALA LARANGANMU
ITULAH TANDA CINTA
CINTA ILAHI

ULANG CHORUS....  & RANGKAP  1

Sunday, February 20

dapat anak sedara

tapi bukan anak sedara sedarah...hanya sedara pada akidah 
tapi masih tetap gembira dengar berita indah ni
nikmat ALLAH betul-betul datang dengan tiba-tiba
dikala beberapa berita kematian yang singgah di telinga dan menyentuh hati aku
kisah kelahiranmu, seorang yang umi dan abinya doakan untuk menjadi mujahid, singgah juga di telingaku
terharu
ALLAH semoga dia benar menjadi mujahid
entah kenapa kehadiranmu menyentuh hati aku dan sangat-sangat
dan mutiara gugur untuk itu 
terharu 



dengan siapa dapatku ongsikan rasa dihati? 

Friday, February 18

ALLAH berikan kita permata

kadang-kadang ALLAH berikan kita permata, tapi kita masih meminta-minta untuk mendapatkan kaca

subhanallah wastaghfirullah

Friday, February 11

untuk housemateku

salam,

post ni saya dedicate untuk housemate saya yang saya rasa akan baca blog saya ni *wink*

walaupun saya trauma nak cakap ayat di bawah selepas sesuatu yang telah berlaku. tapi sekarang saya rasa nak cakap sangat-sangat. malah ini antara seruan hadith yang saya suka dulu, sebelum event yang mentraumakan tu....hehehe


saya sayang awak la adk manis. doakan la yang terbaik yeee...kalo orang tanya awak tak nak cakap sama saya..aiyaks..guano ni adk manis. hehehe...ke saya je yang dok pikir banyak sangat samaada awak ok ke x? coping well ke x...haiya..basically, jazakillah for being such calming when things are getting so hard for me :) it means a lot to me..jazakillah ukhti :)

i just dunno how can i help you. may God always be with you.

di bawah ada cerita ttg hadis yang saya cakap kat atas tu.

sayang manusia itu sebenarnya tanda ALLAH sayang kita, insyaALLAH. gembiralah dengan rahmat tu. :)

ps: adik saya, sila jangan jeles kerana saya juga sayang awk ye :)


ainolismail@HudHud
#########


Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: Rasulullah s.a.w. bersabda:”Sesungguhnya Allah Ta’ala apabila mencintai seseorang hamba, lalu memanggil Jibril kemudian berfirman: “Sesungguhnya Aku menyayangi si Fulan, maka sayangilah dia.” Jibril lalu menyayanginya. Seterusnya Jibril memanggil pada seluruh penghuni langit lalu berkata: “Sesungguhnya Allahmenyayangi si Fulan, maka sayangilah olehmu semua si Fulan itu.” Orang itu pun lalu disayangi oleh para penghuni langit.Selanjutnya diletakkanlah penerimaan – kecintaan itu baginya dalam hati para penghuni bumi. Dan jikalau Allah membenci seseorang hamba, maka dipanggillah Jibril lalu berfirman: “Sesungguhnya Saya membenci si Fulan itu, maka bencilah engkau padanya.”Jibril lalu membencinya,kemudian ia memanggil semua penghuni langit sambil berkata: “Sesungguhnya Allah membenci si Fulan, maka bencilah engkau semua padanya.”Selanjutnya diletakkanlah rasa kebencian itu dalam hati para penghuni bumi.
Dalam hadith di atas Allah memberitahu malaikat bila dia sayang kepada seseorang. Rasulullah saw sendiri memberitahu sahabatnya dia sayang kepada mereka. Dalam sebuah hadith disebut, “kalau kamu sayang kawanmu, beritahu dia”. Sayang disini ialah perasaan cinta yang tidak dicampuri nafsu. Orang Islam hendaklah menyayangi antara satu sama lain kerana mereka adalah bersaudara. Sekiranya ada orang Islam yang fasik dan melakukan maksiat secara terbuka, dakwahlah mereka dengan nasihat kerana sayang kepada mereka dan takut mereka diazab.
Kita hendaklah membenci seseorang yang dibenci Allah. Misalnya Allah membenci orang kafir, maka bencilah mereka. Orang yang tidak mahu menyembah Allah adalah orang yang sombong:
“…orang-orang yang enggan beribadat kepada Allah dan berlaku sombong takbur, maka Allah akan menyeksa mereka dengan azab seksa yang tidak terperi sakitnya,(An-Nisaa 173)
Dalam masa yang sama berdakwahlah kepada mereka yang kafir dan nasihatlah kepada orang Islam yang fasik.
Bencilah apa jua yang dibenci oleh Allah dan Rasul.
source: nasbunuraini

Wednesday, February 9

semoga ALLAH bersama kamu semua

dan kita...

Never Lose Hope

Motivasi Untuk Terus Mencintai

Kadang-kadang kita rasa letih untuk terus kuat, sebab terlalu banyak ujian..kadang-kadang la..kalau bukan kita mungkin sebenarnya saya je :)

Tapi sayang, sebab ketika kadang-kadang itu sebenarnya kita terlupa yang Dia tak pernah letih untuk sayang pada kita. Kata kawan saya, bila orang sayang awak maknanya ALLAH sayang awak. Dia menyampaikan sayang tu melalui orang-orang itu. Malah sayang kita pada sesiapa pun, perasaan kita yang simpati, kasihan dan cinta itu adalah sebahagian dari rahmat ALLAH. Itu contoh sayang ALLAH. Bila kawan saya cakap yang ini terngiang-ngiang firman ALLAH surah Ali-Imran


Maka berkat rahmat Allah, engkau (Muhammad) berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Kerana itu maafkanlah mereka dan mohonlah ampunan untuk mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang yang bertawakal ”.



(Surah Al-Imran, 3 : 159 )


Mungkinlah ayat ni lari sedikit daripada context isu ni, tapi saya tetap rasa ia ada kaitan.

Ada je sayang ALLAH yang sampai terus pada kita, tanpa ALLAH sampaikan melalui makhluknya yang lain. Tak dinafikan.

Tapi kadang-kadang kita lemah dan tika itu lah kita kena cari kekuatan...

Please..bila kita lemah, cari kekuatan! Andai tidak dari orang di sekeliling kita maka usaha dan yakinlah pada ALLAH, kembali pada Dia, muhasabah! Kenapa kefuturan?! Cintai dia kembali, ingatlah..kita inginkan redha Dia, itu aim kita! Redha dari Dia yang tak pernah lupa kita, tak pernah tinggal kita..Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Penyayang, Maha Mengasihani..kalau tidak mana mungkin Dia benarkan lagi kita untuk terus hidup dan menyedut nafas di bumi ini lagi, kali ini..saat ini...ALLAH itu Maha Mengasihani..Maha Pengampun juga. Dia akan maafkan kita andai kita kembali padaNya, merengek, mengemis simpati, kasih dan redha Dia. Alangkah indah hidup dalam pengawasan ALLAH.

Seksa itu bila kita menolak. Bila kita yang salah. Lepaskanlah ikatan hati pada apa yang tidak perlu...puas hatilah pada apa yang kamu ada. Puas hati dan bergembiralah dengan kurniaan Ilahi. Ya, kita perlu berusaha untuk memperbaiki diri. Malah usaha itu perlu yang sehabis baik, tapi hasilnya mungkin akan berbeza. Yang penting tawakal dan kebergantungan kita padaNya. Andai kita lepaskan segalanya pada ALLAH, mampulah kita mengalahkan nafsu dan hawa', andai bukan semua secara serentak, maka kita masih boleh berdikit, bertatih.

Hiduplah bersama ALLAH! Wahai jiwa... hiduplah bersama ALLAH.

Dari Abu Al-Abbas, Abdullah bin Abbas r.a. beliau berkata, "Suatu saat saya berada di belakang Nabi s.a.w, lalu beliau bersabda, 'Wahai ananda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah ALLAH, nescaya dia akan menjagamu. Jagalah ALLAH, nescaya dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada ALLAH, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongna kepada ALLAH. Ketahuilah sesungguhnya andaikata sekelompok orang bersatu mendatangkan sesuatu manfaat kepadamu, mereka tidak akan dapat memberi manfaat sedikit pun kecuali apa yang ALLAH telah tetapkan bagimu. Dan andaikata mereka bersatu untuk mendatangkan sesuatu yang mencelakakanmu, nescaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali musibah yang memang ALLAH telah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering. " (HR Tirmidzi)

dalam riwayat selain Tirmidzi dikatakan;

"Jagalah ALLAH nescaya Engkau akan mendapatkanNya dihadapanmu. Kenalilah ALLAH diwaktu senang, nescaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah apa yang ditetapkan luput daripamu tidak akan menimpamu. Dan apa yang ditetapkan menimpamu, tidak akan luput daripadamu. Ketahuilah bahawa kemenangan itu bersama kesabaran, dan kemudahan itu bersama kesulitan, dan bersama kesulitan ada kemudahan". 

dari hadith ini saya teringat pada dua ayat [15:56, 11:114,115] , setiap satu saya kongsikan dengan seorang sahabat yang saya sayang:


Surah Al-Hijr [15] : 56
56. Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat."


Wahai jiwa-jiwa kembalikan segalanya pada ALLAH, mintalah pada Dia. Dia sentiasa ada. Orang yang beriman tidak akan putus asa pada TuhanNya. Andai hampir melepaskan pegangan maka kuatkan kembali, jangan sekali lepaskan. Khuatir nanti sukar kejap kembali.

Sabarlah, kesabaran pasti membuahkan kemenangan. Mungkin kemenangan itu bukan sesuatu yang akan diraikan dengan percikan bunga api tapi manis pasti kita akan rasai, biiznillah. Yakinlah dengan janji Tuhan. Siapa lagi yang lebih memenuhi janji selain ALLAH. Bergembiralah orang-orang yang berpegang pada janji ALLAH. Sabar dan teruslah kuat!

Surah Az-Zumar [39] : 10
10. Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu." Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.


Surah Hud [11] : 114-5
114. Dan dirikanlah sembahyang pada kedua tepi siang dan pada bahagian permulaan dari malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. 

115. Dan bersabarlah kerana sesungguhnya ALLAH tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. 


Allah akan bersama kita andai kita sabar! Yakinlah!

Surah Al-Baqarah [02] : 153
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya ALLAH beserta orang-orang yang sabar. 


PS: sedang dalam masa kecemasan, ssc n i&p mode. doakan saya :) 


ainolismail@health science library, leeds uni

Monday, February 7

sometimes

sometimes..
we just didn't realise that 
wrong things
bad things 
that happened around us
were just because of our own fault
if not entirely
a little bit

jazakillah for reminding me 

ego is the best enemy within self indeed

ainolismail@HudHud

Sunday, February 6

booo..knp paksa makan penedol!

thank you for simply being there

## initially, i was thinking of highlighting parts that i found meaningful and sweet..end up i think i have to highlight/bold everything :)

## i dedicate this to those who have been great companions/sisters/friends..everyone that God have gave to me :)



Lyrics to Thank You by Mirwana:



Thank you for simply being there
On the cloudy day
On the sunny day

Thank you for sharing your joys
And pain with me
For showing me that I am so special

That my contribution counts to our friendship
I have grown as a person
And I hope you have too
[Ooo friend…]

Thank you…
Thank you…
Thank you…
Just for you

Thank you for simply being my friend
For the special memories
We share together now

For the never ending support
You always give me
Oh friend…
Ooo…

http://www.free-lyrics.org/19018-Mirwana.html


I will always love you
I can’t tell you how much
That you mean to me

I pray for our everlasting friendship
Never ever say goodbye to yesterday
Cause yesterday was a special and wonderful
And I hope tomorrow will be better
Thank you for everything

Thank you for simply being there
On the cloudy day
On the sunny day

Thank you for sharing your joys
And pain with me
For showing me that I am so special

That my contribution counts to our friendship
I have grown as a person
And I hope you have too
[Ooo friend…]


thank you
thank you
thank you
just for you - x3

thank you 


Saturday, February 5

sekarang ni dan tentang tamu itu membawa rahmat

ouh, sekarang ni ramai yang tak sehat di HudHud..wuwuwuw
semoga ALLAH memberkati usia kami dan sahabat semua 

tetamu itu membawa rahmat :)
ini hikmah yang tamu yang baru tinggalkan rumah ni tadi wariskan; 

tika bersalaman dengan sahabatmu, maka doakan keampunan untukmu dan untuknya

rabbighfirli dzunubi wa li ukhti 

jazakillah 

corat coret

masih dalam kesejukan 
ini ketidakadilan yang aku tetapkan pada diri aku
zalimkah? 
semoga Engkau terus menunjukkan jalan keluarnya 
aku akan belajar 
insyaALLAH dengan izinMu ya Rahim 

65:2,3

sayang semua :)

Friday, February 4

::rintihan::

ya ALLAH, ya ALLAH, ya ALLAH...
hanya Engkau yang tahu betapa aku terluka dengan dunia

ya ALLAH, ya ALLAH, ya ALLAH...
hanya Engkau yang tahu betapa dunia ini melukakan, tajam, menyakitkan
andai ianya bukan keranaMu
andai madunya aku sedut bukan keranaMu ya Rahman
ia melukakan sebahagian jiwa ini
dan itulah silapnya
kerana jiwa ini masih ada dua bahagian
harusnya hanya satu

maka ya ALLAH
demi terus segarnya imanku padaMu
demi terus tersemai dan tumbuh pohon cintaku padaMu
berikan aku kekuatan
walau secebis
berikan aku kebijaksanaan
walau setitis
demi untuk aku terus tsabat dalam langkah menggapai redhaMu

jangan biarkan aku tercicir
terlepas hanya kerana dosa-dosa itu, dan kelalain itu..

aku rindu padaMu ya Rahman
pada RasulMu juga ya Rahim
bilakan lagi...

Thursday, February 3

Their Jihad, Not My Jihad

I attended a talk just now, at the uni. The title was as written, 'Their jihad, not my jihad'. When I first read the title, I thought that it would be very interesting..as it would be talking about jihad. Something that I have just started to learn how to appreciate! So, I attended it, there were two of us, me and my little sister. I thought the topic is interesting enough that it would attract so many people to the talk. Unfortunately, happened to be that there are only the two of us, who are obviously Muslims in the lecture hall. Only the two of us. Then, there were some jews and others were non-muslims. It was...hurm, rather confusing. I was expecting ISOCs would be around. They are always active and participative in these kinda things. After all, I think that the talk was organised by them. Interestingly, it was actually not by them. It was by a society I have never heard of.

Anyway, enough of this, what I want to say is about the talk that was delivered. The content of it. It was extremely, with an exaggerating tone, an unbalanced speech that could have distorted the image of Islam towards those have lack of knowledge of what is really happening around, in this world. She, I think, has a secular thought of Islam. She was talking about the differences between Islam and Islamic politics, which she called as Islamicism. I was rather shocked to listen to her account. It was not holistic. She just can't separate those two. The Deen (the way of life) with the politics. Islam is syumul, it covers all parts in life including in the art of managing people's life which is the politics itself.

However, looking at the lighter perspective, I understand that she was trying to promote the importance of keeping peace within the world's community. She was advising people, convincingly, not to encourage hate. Anything that related to promoting hatred should be put aside! Indeed this is what everyone wants. A peaceful life. World of no war, grief and sorrow. Yes, I understand. But, the way she say, I strongly believe, was against the teaching of Ad-Deen. She said, with confidence, that those who have never taken a good look at the Charter of Madiinah, the first Islamic Political Constituition, should have a look at it. Everyone should read it, she said. She said, it had the value of secularism in Islam. Hurm, this is a distorting statement. The Charter of Madiinah promote secularism? I just can't help it. Or may be she is referring to a different types of secularism, if there are any. Fiuhhh..this is challenging indeed!

She said that, problem arises when some people can't accept the current condition. When there are Muslims who are working for the global domination. She believes that this is unnecessary. She believes that Muslims should not be working so hard to return the Khilafa' system. Ouch, madam..that hurts. Or it was only me who was so blocked from accepting and understanding what she was trying to say?? I don't know! I know..she was not to put those things in the way she had put it regardless of the good deeds that she was trying to do! I understand when she said that war leads to sorrow. Indeed. But, for her to say that it is not relevant...it was even more irrelevant. War in Islam is about protecting our own religion, life and few others. She did account for the guidance that ALLAH gave in the Holy Book on what should and should not be done during war, it was true. But, I don't know...the way she put things was frustrating. It was frustrating when she said that Islam  and politics should not be mixed. It was confusing when she said we should westernised the Muslims rather than ruining the west. Ouch, we are not trying to ruin the west madam. We are just trying to spread the true message of Islam. OUR religion. It was true when you said that the greatest jihad in Islam is the jihad against our self in quest for the truth. But, you can't just rule out the jihad to spread the message of Islam. It is da'wah and it is something that we, everyone of us, should be doing.

However, it is interesting when you said that Muslims should try to have dialogues with non-Muslims. Talk with the non-Muslims as it is creating a barrier between us if we just kept quite. People just don't know what to talk about with us if we just withdraw ourselves as we have no common grounds. Yes, you are again right. For this, I would totally agree. :)

There are some more, but this is long enough. So, that's it. Just to add some more, it is about the meeting that I have attended before this particular talk. It was a DIW meeting. Discover Islam Week... a special week organised by Islamic Society as a work of da'wah. It seems so contrast since in the meeting we discussed on how to promote Islam is how to do da'wah, but in the talk, the speaker said that we shouldn't be trying to change everyone into us.

::working with vulnerable people::

This is one of the workshops that I' ve chosen for the PPD Valuing Diversity programme. Every student was assigned with two workshops. The other other workshop that I got was Deaf Awareness, taken place to weeks ago, which was wonderfully interesting! This one, as I really keen in attending it, wanting to know what's in it...I am really satisfied and happy with what I've learnt just now. Some of the things raised in the workshop were important in building our character, I think, as doctor and more important as a human.

One of the things I've able to reflect on today, is the importance of being able to be professional at all times in our future career as we are going to meet so many people with so many different kind of problems, needs, personality and conditions. Things can be we pleasant, or the other way around. This is indeed the nature of dealing with man, I think. Humans are different! There are sometimes similarities, but there are most of the times differences that everyone have to learn to accept, cope and to an extent adapt with 'em.

We discussed on several situations that we, the future doctors, might encounter in the future. Most of 'em are scenarios where we have to deal with patients that are unacceptably rude, or irrational. At least to our personal perspective. The scenarios are those that the demonstrator had encountered, I think she's GP or may be a specialist, not sure because I was a little late for the session this morning and missed the intro part. But, the point is that, they are real life events. Possible and they had happened and will happened again to anyone, not exclusive to doctors only, but to everyone. The more you are dealing with people the more 'professional' that you have to be.

Well, I think the best reflective word that suits the character that I think we need is not really 'professional' but....hurm, what is it? There is no single ordinary word that can describe it actually. May be it is actually to be patient, sensible...all the character a man of believe should have. Astaghfirullah.. Really,  being a doctor is one of the career which I will see as many people who are indeed seeking for help. Seeking for support. Seeking for care. But, the main thing to reflect on is that what kind of support and what kind of care am I going to provide? It is just merely medical and psychological? It would really be a waste of life then. Not being able to spread the truth:


بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
وَالْعَصْرِ ﴿١﴾ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ﴿٣


I've learnt again today (again, and again and I reckon it will be more again in the future until I have really able to do this and practice it in my life!)... I learnt today, the importance to

'seek to understand, then to be understood'. 

Last week, my friend also point this out, but in a different way in a little bit ..she said, "Jangan memetik buah yang belum masak..." ie direct translation would sound as "Do not pluck fruits that are still unripe"...

and these are all about being patient and about being able to master your own self and to have believe in God, the Hereafter...

17:37

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong, kerana sesungguhnya kamu tidak akan dapat menembus bumi ini dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung. 

Wednesday, February 2

Adakah aku masih terleka dan terbuai dalam dunia ciptaan ku sendiri?

Sesungguhnya, aku telah faham bahawa da'wah ini da'wah ALLAH dan da'wah kepada ALLAH

Maka seandainya hati aku sendiri kosong tanpa ALLAH, apa mungkin aku memimpin mereka ke arahNya?

Sesungguhnya, aku telah faham bahawa da'wah ini da'wah ALLAH dan da'wah kepada ALLAH.

Maka sekiranya aku masih gagal mencintai ALLAH wa Rasul melebihi segala cinta yang lainnya, adakah aku masih bertanggapan bahawa mereka yang aku da'wahi akan mencintai Tuhan dan Rasulnya itu?

Sesungguhnya aku telah faham bahawa da'wah ini tentang kerja dan bekerja. Ya, jika tidak, apa pantas untuk as-Syahid berkata;

"Nahnu Qaumun 'Amaliyyun"
"Kita adalah kaum yang berorientasikan amal"

Maka adalah cukup untuk aku sekadar berkata-kata tanpa amal yang jelas dan ikhlas?

Adakah aku masih expect untuk mereka percaya dan beramal apa yang aku katakan sedangkan aku fakir dari amal itu sendiri?

Sudah terlalu banyak peringatan yang diberikan mereka yang sudah terlebih dahulu mengharungi jalan ini;

"Aslih nafsak wad'u ghairak"

"Perbaiki diri sendiri, dan serulah orang lain"

"Tegakkan Islam dalam dirimu, nescaya ia akan tertegak di tanah airmu"

Adakah aku masih terleka dan terbuai dalam dunia ciptaan ku sendiri?

PS: ini dari sorang ukhti, sayang saya :)

saya rindu

dan ALLAHlah yang memegang hati kita

hanya jika kamu lepaskan

saya belajar..kadang-kadang, hanya jika kita lepaskan...sesuatu tu..kita akan lebih bahagia..
semoga segala langkahan dan keputusan demi ALLAH dan adalah beserta tawakal padaNya

Tuesday, February 1

doa

“Doa seorang muslim kepada saudara muslimnya secara ghaib (tanpa pengetahuan saudaranya) adalah mustajab (diterima), di sisi kepalanya malaikat yang diutus Allah setiap kali dia mendoakan saudara muslimnya dengan doa yang baik, dan berkatalah malaikat itu, amin!, engkau juga beroleh manfaat yang sama.” (Riwayat Muslim).