Sunday, April 3

Kisah-kisah ukhuwah

tadi dapat emel ni: 


tajuk: doa ukhuwah kami [versi pesalah]


 Bismillahirrahmanirrahim.


Segala Pujian bagiMua Allah seluruh alam.


Ya Allah, ampunkanlah dosa kami, kami hambaMu yang lemah. 
Maafkanlah kesalahan kami Ya Allah.


Mulai hari ini,

Aku akan menyayangi saudaraku melebihi dari diriku sendiri

Aku akan tsiqah & yakin dengan saudaraku seperti mana pasti aku berasa tenang jika saudaraku meyakiniku

Aku akan mendahulukan saudaraku sebelum diriku sendiri

Aku akan mendahulukan kepentingan islam sebelum kepentingan diri sendiri

Aku akan berusaha meningkatkan kasih-sayang sesama saudaraku demi kemajuan islam & perjuangan dakwah


Wasallallahu a'la Sayyidina Muhammad
Wa'ala a'lihi wa sohbihi wassallam


Amin ya Rabb A'lamin


p/s: Mari kita beriltizam/komitted dalam melaksanakan do'a ini. Bukan teori, tetapi jihad melaksanakannya. 


Uhibbukum fillah abadan abada.


Ukhuwah itu bekalan yang hebat di Jalan Dakwah 


pastu teringat emel ni, penah dapat lame dulu. 
tajuk: ukhuwah tak perlu diperjuang ....hhuhuhuh..::reflection mode:: >>>> ::exam mood::

saya pernah baca ni somewhere, dan sangat terkesan. jumpa sekali lagi, terkesan lagi T_T

ketika kubaca firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”
aku tahu, ukhuwah tak perlu diperjuangkan
tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman
aku ingat pertemuan pertama kita, akhi sayang [read: ukhti sayang :)]
dalam dua detik, dua detik saja
aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan
itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra
dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat
meskilisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat
ya, kubaca lagi firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”
aku makin tahu, persaudaraan tak perlu diperjuangkan
karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh
saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan
saat pemberian bagai bara api, dan saat kebaikan justru melukai
aku tahu, yang rombeng bukanlah ukhuwah kita
hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau menjerit
mungkin dua-duanya, mungkin kau saja
tentu terlebih sering, imankulah yang compang-camping
kubaca firman persaudaraan itu, akhi sayang [read: ukhti sayang :)]
dan aku makin tahu,mengapa di kala lain diancamkan;
“para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain..
kecuali orang-orang yang bertaqwa”

1 comment:

  1. huaaa ...
    ikatan ukhuwah yg menzahirkan iman dan tawqwa?
    terbaikkk ..
    jzkk 4 the sharing ... taching amat ..
    =)

    ReplyDelete